Selasa, 05 April 2016

Manajemen Layanan Sistem Informasi (Desain Layanan)

Proses-proses desain layanan yang berfokus pada Kontrol Operasional
Meliputi :
Ø  Manajemen Pedoman Layanan
Ø  Manajemen Tingkatan Layanan
Ø  Manajemen Kapasitas
Ø  Koordinasi Desain
Ø  Mnajemen Ketersediaan
Ø  Mnajemen Kontinuitas IT


Keuntungan pebisnis menggunakan desain layanan
Seperti :
·         Rendahnya biaya layanan karena biaya dukungan dan tambahan yang lebih rendah
·         Layanan yang secara konsisten menyediakan mutu yang dibutuhkan dari kualitas dan keselarasan untuk bisnis dan kebutuhan pelanggan
·         Pengenalan layanan baru dan perubahan yang lebih cepat dan lebih mudah
·         Pemerintahan yang lebih baik untuk memastikan kepatuhan hukum dan peraturan dan pedoman perusahaan
·         Kemampuan pengukuran yang lebih baik untuk mendukung pengambilan keputusan dan kemajuan yang terus-menerus


Aspek-aspek utama desain layanan
Meliputi :
v  Pengenalan dari layanan baru / lama melalui identifikasi akurat dari kebutuhan bisnis dan definisi kebutuhan layanan yang disetujui
v  Layanan sistem manajemen dan alat-alat seperti portofolio layanan, memastikan saling konsisten dengan layanan lainnya
v  Kemampuan teknologi arsitektur dan manajemen sistem
v  Kemampuan dari semua proses, bukan hanya yang terdapat di desain layanan, untuk mengoperasikan dan memelihara layanan baru / lama
v  Merancang metode pengukuran yang sesuai dan perlu untuk analisa kinerja dari layanan, pembuatan keputusan yang meningkat, dan peningkatan yang terus-menerus


Tujuan dari Desain Layanan
ü  Untuk merancang layanan yang bukan hanya memuaskan bisnis dan tujuan pemegang saham dalam segi kualitas, kemudahan penggunaan, pemenuhan dan keamanan, tapi juga meminimalisisr total biaya kepemilikan
ü  Untuk merancang kebijakan yang efektif dan efisien, rencana, proses, arsitektur dan kerangka untuk mengatur layanan di seluruh siklus hidupnya
ü  Untuk mendukung layanan transisi dalam mengidentifikasi dan mengatur resiko terkait dengan mengenalkan layanan baru/ lama
ü  Untuk merancang layanan pengukuran untuk menilai efisiensi dan efektifitas dari desain layanan dan kirimannya
ü  Untuk membantu untuk peningkatan layanan terutama dengan merancang dalam fitur dan keuntungan dan lalu menganggapi peningkatan kesempatan yang dikenali dari lingkungan operasional



Sabtu, 07 November 2015

Konflik Dan Teori Motivasi

A.      Pengertian konflik organisasi
Suatu interaksi pertentangan antara dua atau lebih pelaku. Biasanya orang banyak mengartikan bahwa konflik yaitu pertarungan antara menang atau kalah antara kelompok atau individu yg berbeda pemikiran satu sama lain dalam organisasi. Dengan adanya konflik atau pertentangan yang bersumber dengan komunikasi dan informasi dalam organisasi yang tidak memenuhi sasarannya.


Perbedaan karakteristik dari organisasi , yaitu :

FORMAL
INFORMAL
Hubungan antara atasan dan bawahan ditentukan dengan peraturan
Hubungan antara atasan dengan bawahan berdasarkan kebutuhan masing-masing
Ditetapkannya pemimpin
Terpilihnya pemimpin berdasarkan kesepakatan
Balas jasa dan hukuman sebagai pengendalian perilaku
Pemenuhan kebutuhan sebagai pengendalian
Bawahan tergantung pada atasan
Bawahan kurang bergantung kepada pemimpin



Macam-macam dinamika perilaku dalam organisasi :

1.       Sebagai  wadah
Organisasi bersifat memberikan adanya suatu kepastian dan ketentuan tentang pelaksanaan hubungan kerja antara manusia.
2.       Sebagai proses
Organisasi bersifat dinamis karena ia hidup, selalu bergerak, berkembang dan berubah-ubah.
                Sifat dinamis tersebut dipengaruhi oleh beberapa factor ,yaitu :

1.       Faktor INTERN (dalam)
a.       Tujuan
b.      Manusia-manusia
c.       Tata hubungan
2.       Faktor Ekstern (luar)
a.       Non fisik
a)      Bersifat konstitusional-politis
b)      Bersifat social-politis
c)       Bersifat social-ekonomi
d)      Bersifat social-religius
e)      Bersifat social-kultur
f)       Bersifat teknis-teknologis
b.      Fisik


A.      Jenis dan sumber konflik
1)      Jenis konflik :
1.       Jenis-jenis konflik  berdasarkan peranan:
a.       Konflik peranan (person role conflict)
b.      Konflik antar peranan (inter-role conflict)
Timbul akibat satu orang menjabat dua atau lebih fungsi yang bertentangan
c.       Konflik pemenuhan harapan (intersender conflict)
Memenuhi harapan dari beberapa orang
d.      Konflik akibat informasi tidak sesuai (intrasender conflict)
2.       Jenis-jenis konflik menurut pihak yang bertentangan :
a.       Konflik dalam diri sendiri
b.      Konflik antar individu
c.       Konflik antar individu dan kelompok
d.      Konflik antar kelompok dengan organisasi
e.      Konflik antar organisasi

2)      Sumber konflik :
1.       Kebutuhan untuk membagi  sumber daya yang terbatas
2.       Perbedaan dalam berbagai tujuan ,visi dan misi
3.       Saling ketergantungan pada kegiatan kerja
4.       Perbedaan persepsi
5.       Kemandirian organisasional
6.       Gaya-gaya individual
3)      Penyebab terjadinya konflik :
1.       Tujuan tidak sesuai dengan harapan
2.       Peralatan / lokasi sumberdaya tidak sesuai
3.       Masalah yang tidak jelas
4.       Perbedaan persepsi
A.      Strategi penyelesaian konflik
1)      Strategi dasar dalam penyelesaian konflik :
1.       Kalah-kalah
2.       Menang-kalah
3.       Menang-menang
2)      4 bidang struktur organisasi yang sering menimbulkan masalah :
1.       Konflik hirarkis (antar berbagai tingkatan organisasi)
2.       Konflik fungsional (antar berbagai departemen)
3.       Konflik lini-staf
4.       Konflik formal-informal

B.      Berikan contoh konflik organisasi dg penyelesaiannya
Pembabatan hutan adat di Kalimantan Tengah terus berlangsung seperti terjadi di kawasan hutan Tamanggung Dahiang di Desa Tumbang Dahui, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan pada bulan awal Nopember 2002. Kejadian ini sebenarnya telah diketahui oleh seorang tokoh desa bernama Salin R. Ahad yang kemudian permasalahan ini dilaporkan ke Polda, Kejaksaan Tinggi, dan DPRD Propinsi Kalteng yang dianggap menginjak-injak harga diri masyarakat adat dan hukum-hukum adat setempat. Kemudian tokoh desa itu juga mengungkapkan keterlibatan oknum-oknum BPD (Badan Perwakilan Desa) yang ikut membekingi dan melakukan pembabatan hutan adat tersebut.

Kejadian yang hampir sama terjadi pada pertengahan bulan Juni 2002. 189 warga desa di wilayah Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara menuntut HPH PT. Indexim dan PT. Sindo Lumber telah melakukan pembabatan hutan di kawasan Gunung Lumut. Kawasan hutan lindung Gunung Lumut di desa Muara Mea itu oleh masyarakat setempat dijadikan kawasan ritual sekaligus sebagai hutan adat bagi masyarakat dayak setempat yang mayoritas pemeluk Kaharingan. Sebelum kejadian ini telah diadakan pertemuan antara masyarakat adat dan HPH-HPH tersebut.

Namun setelah sekian lama ternyata isi kesepakatan tersebut telah diubah oleh HPH-HPH itu dan ini terbukti bahwa perwakilan-perwakilan masyarakat adat dengan tegas menolak dan tidak mengakui isi dari kesepakatan itu.

Selain itu, konflik yang terjadi antara mayarakat desa Tumbang Dahui denga perusahaan PT.Indexin dan PT.Sindo Lumber disebabkan dengan hal-hal seperti berikut:
1.       Masalah tata batas yang tidak jelas dari 2 belah pihak
2.       Pelanggaran adat yang disebabkan perusahaan tersebut
3.       Ketidakadilan aparat hukum dalam menyelsaikan persoalan
4.       Hancurnya penyokong antara masyarakat adat dan masyarakat hutan akibat rusak dan sempitnya hutan
5.       Tidak ada kontribusi positif pengelola hutan dengan masyarakat adat dan masyarakat di sekitar hutan.
6.       Perusahaan tidak melibatkan masyarakat adat dan masyarakat disekitar hutan dalam pengusahaan hutan.
Seharusnya,aparat keamanan yang bertugas melindungi masyarakat bisa menindak lanjuti kedua perusahaan tersebut,karena perusahaan PT.Indexin dan PT.Sindo Lumber telah melanggar tentang pengelolaan hutan.Kedua perusahaan tersebt telah membabat habis hutan di kawasan gunung lumut tersebut, apalagi hutan tersebut merupakan hutan lindung. Selain itu aparat kemanan juga dapat menangkap oknum BPD tersebut, karena oknum tersebut terlibat langsung dalam kerjasama dengan kedua perusahaan tersebut. Oknum ini harusnya menghalangi tindakan kedua perusahaan tersebut dalam pembabatan hutan.
    
Agar menghindari konflik dengan masyarakat sekitar,perusahaan juga seharusnya bersikap baik dalam lingkumgan sekitar.Seperti tidak melakukan pembabatan hutan lindung. Lalu jika melakukan penebangan pohon di hutan, harus melakukan reboisasi(penanaman ulang pohon). Hormat kepada masyarakat sekitar dan adat dan berlaku, karena masyarakat Kalimantan terkenal dengan adatnya yang harus di jaga secara turun menurun. Jika hal itu dilakukan oleh perusahaan, mungkin tidak ada yang namanya konflik eksetrnal.


C.      Pengertian motivasi organisasi
Motivasi adalah keadaan seseorang yang mendorong keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan yang berguna dalam mencapai suatu tujuan.

D.      Teori motivasi organisasi
1)      Abraham Moslow (teori hirarki kebutuhan)
Pada diri manusia ada 5 jenjang kebutuhan :
1.       Psikologis
2.       Keamanan
3.       Social
4.       Penghargaan
5.       Aktualisasi diri
2)      Mc. Clelland (teori motivasi berprestasi)
Tiga kebutuhan manusia :
1.       Kebutuhan prestasi (dorongan untuk mengungguli)
2.       Kebutuhan afilasi (hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab)
3.       Kebutuhan kekuasaan (kebutuhab untuk membuat orang lain berperilaku tidak dipaksa)
3)      Federick Herzberg (teori motivasi 2 faktor)
Factor yang meenimbulkan kepuasan kerja kerja yang terpiah dan berbeda dari factor yang menimbulkan ketidakpuasan kerja.
4)      Mc. Gregor (teori X dan Y)
Ada 2 kodrat manusia :
1.       X  : tipe manusia yang kogratnya negative (-)
Tipe sifatnya :
a)      Menjadi pekerja yang malas
b)      Tidak suka bekerja
c)       Pekerjaannya harus dipaksa ,di bombing ,dikendalikan dengan hukuman
d)      Mempunyai ambisi yang kecil
2.       Y  : tipe manusia yang kodratnya positif (+)
Tipe sifatnya :
a)      Komitmen pada sasaran
b)      Dapat menerima,dan mengusahakan untuk bertanggung jawab
c)       Dapat mengambil keputusan inovatif

sumber :
-buku catatan TOU semester 2
-materi dosen TOU semester 2
-https://nidafe.wordpress.com/2013/12/25/contoh-konflik-dalam-organisasi-dan-penyelesaiannya/

Selasa, 29 September 2015

TEORI ORGANISASI UMUM (softskill)


A.      Pengertian organisasi, manajemen, dan tata kerja
1.       Organisasi
Pada dasarnya Organisasi adalah  tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, kerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (sumber daya seperti uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi
2.       Manajemen
Manajemen adalah seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen secara universal belum memiliki difenisi yang tepat dan dapat diterima. Mary Parker Follet mendifinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen juga adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya.
3.       Tata kerja
Tata Kerja adalah cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau bisa mencapai tingkat efisien yang maksimal.

B.      Ciri-ciri organisasi
1.       Mempunyai tujuan & sasaran
2.       Mempunyai keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
3.       Adanya kerja sama dari sekelompok orang
4.       Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang

C.      Unsur-unsur organisasi
1.       Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2.       Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3.       Tujuan bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network).
4.       Peralatan (equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
5.       Lingkungan (environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu.

D.      Tipe dan bentuk organisasi
1.       Tipe organisasi:
Tipe organisasi memandang organisasi dari segi jumlah dan susunan pejabat atau jumlah satuan organisasi yang terdapat dalam organisasi. Makin banyak jumlah satuan organisasi dalam organisasi, maka jumlah pejabatnya juga semakin banyak. Secara hirarki, satuan oganisasi dapat di bedakan menjadi :
a.       Satuan organisasi utama
adalah satuan organisasi yang ada langsung di bawah pucuk pimpinan
b.      Satuan organisasi lanjutan
adalah satuan organisasi yang ada langsung di bawah satuan organisasi utama
c.       Sub-satuan organisasi lanjutan
adalah satuan organisasi yang langsung ada di bawah satuan organisasi lanjutan
d.      Satuan organisasi operasional
adalah satuan organisasi yang ada langsung di bawah sub-satuan organisasi lanjutan
                                Menurut tipenya, organisasi di bedakan menjadi :
1)      Tipe piramid mendatar
Ciri-ciri :
a)      Jumlah satuan organisasi dikit
b)      Jumlah pekerja cukup banyak
c)       Formasi jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit
Keunggulan :
a)      Biaya overhead relative murah
b)      Para bawahan mampu mengatasi berbagai masalah
c)       Hubungan pribadi antar anggota sangat erat
Kelemahan :
a)      Kesempatan untuk menduduki jabatan sangat terbatas
b)      Hanya cocok untuk organisasi yang relative kecil
2)      Tipe kerucut
Ciri-ciri :
a)      Jumlah satuan organisasi banyak
b)      Rentang kendali sempit
c)       Jarak antara pimpinan di atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh
Keunggulan :
a)      Pengendalian dapat di lakukan secara efektif
b)      Di berikannya motivasi kepada para bawahan agar bisa mendaatkan jabatan yang tinggi
c)       Semangat kerja yang sangat tinggi
Kelemahan :
a)      Hubungan antar pribadi makin kurang
b)      Hubungan lebih bersifat formalsehingga regid (kaku)
3)      Tipe piramid terbalik
Ciri-ciri :
a)      Jumlah pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja.
b)      Pegawai pangkat tinggi lebih besar daripada yang berpangkat rendah
Keunggulan :
Cocok untuk organisasi-organisasi yang pangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional.
                                                                Kelemahan :
Organisasi yang peng-angkatan pegawainya berdasarkan pada formasi jabatan struktural

2.       Bentuk organisasi
Bentuk organisasi memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang,(authority), tanggungjawab (responsibility)yang ada dalam suatu organisasi. Tata hubungan fungsi adalah tata-hubungan pemberian perintah dari setiap pimpinan satuan organisasi yang ada di bawah pucuk pimpinan kepada semua pelaksana yang ada sepanjang perintah itu menyangkut bidang tugas atau kerjanya. Tiga macam tata-hubungan :
a.       Staff
b.      Lini
c.       Fungsi
maka macam-macam bentuk organisasi ,yaitu :
a.       Bentuk organisasi staff(staff organization)
hanya terdapatnya pucuk pimpinan dan staff yang memberikan bantuan pemikiran berupa saran atau nasihat kepada pucuk pimpinan.
Di dalam prakteknya tidak ada organisasi yang murni organisasi staff, karena tidak ada pimpinan yang membutuhkan nasihat saja, tetapi biasanya dikombinasi dengan bentuk organisasi lain.
b.      Bentuk organisasi lini(line organization)
Disebut juga dengan organisasi garis atau bentuk organisasi komando.bentuk organisasi ini adalah suatu bentuk organisasi di mana pimpinan dipandang sebagai sumber kekuasaan tunggal. Pucuk pimpinan yaitu segala ketentuan, keputusan atau segala kebijaksanaan ada si tangan satu orang.
c.       Bentuk organisasi fungsional(functional organization)
Dalam organisasi ini wewenang di limpahkan oleh pucuk pimpinan kepada unit-unit di bawahnya atas dasar fungsi, dan pimpinan dari tiap unit berhak untuk memerintahkepada semua pelaksana yang ada di bawahnya sepanjang menyangkut bidang tugas masing-masing.
d.      Bentuk organisasi fungsional dan lini
Merupakan perpaduan antara organisasi fungsional dan organisasi lini/garis. wewenang dari pucuk impinan di limpahkan kepada unit-unit organisasi yang ada di bawahnya dalam bidang-bidang pekerjaan tertentu sesuai kebutuhan organisasi. masing-masing pimpinan dari setiap unit berhak memerintah semua satuan pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang tugas masing-masing.
e.      Bentuk organisasi fungsional dan lini dan staff
Suatu organisasi yang merupakan perpaduan dari tiga bentuk organisasi, yaitu organisasi fungsional, organisasi lini, dan organisasi staf yang mana wewenang dari pucuk pimpinan di limpahkan kepada unit-unit organisasi di bawahnya dalm bidang-bidang pekerjaa  tertentu sesuai kebutuhan organisasi.
f.        Bentuk organisasi lini dan stf
Merupakan perpaduan antara dua  bentuk organisasi ,yaitu  organisasi lini dan organisasi staf. wewenang diserahkan dari pucuk pimpinan kepada unit-uunit organisasi yang ada di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan dan dibawah pucuk pimpinan ditempatkan staf.
g.       Bentuk organisasi panitia
Panitia adalah sekelompok orang yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan khusus yang tidak dapat diselesaikan seseorang  (pejabat/pimpinan) atau beberapa orang(dewan). wewenagyang dimiliki oleh panitia berbeda-beda:
1)      Wewenang untuk mengambil fungsi-fungsi manajemen dan sebaliknya.
2)      Panitia yang berhak membuat keputussssan ,tetapi ada pula yang terikat pada masalh yang dihadapi tanpa ,e,punyai wewenang untuk membuat keputusan .
3)      Ada panitia yang bertugas untuk memberikan rekomendasi kepada pimpinan /manajer.

menurut sifatnya ,panitia dapat dibedakan menjadi panitia yang bersifar  formal ,informal, permanen, dan temorer.



E.       STRUKTUR DAN SKEMA ORGANISASI
1.       struktur organisasi
Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu organisasi, sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung, apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik.

2.       skema/bagan organisasi
Bagan/skema organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi.Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :
a.       Bentuk Vertikal
b.      Bentuk Mendatar / horizontal
c.       Bentuk Lingkaran / circular
d.      Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
e.      Bentuk Elliptical
f.        Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)

1)      Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.
2)      Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.
3)      Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.
4)      Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kearah bidang elips
Setiap bentuk bagan organisasi yang ada menggambarkannya dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar.
a.       Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kea rah atas,
b.      bagan mendatar dapat disusun dari kanan kea rah kiri,
c.       bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas,
d.      bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran,
e.      bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elip kea rah bidang atas elip.
f.        Dalam bagan lingkaran, bagan elip dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang ataupun kedudukan yang sesungguhnya.

Kamis, 25 Juni 2015

tugas akhir Ilmu Budaya Dasar

Nama : Delfi Arsita 
Kelas : 1KA23
NPM : 12114652

1. kompetensi dasar apa yang ingin dicapai setelah anda belajar Ilmu Budaya Dasar?
2. apa pendapat kalian tenteang perbedaaan suku-suku yang ada di indonesia dapat bersatu menjadi satu kesatuan yang disebut bhineka tunggal ika yang menjadi dasar negara indonesia?
3. Manakah yang benar, kebudayaan adalah produk manusia atau manusia produk kebudayaan.(jelaskan)

jawaban :
  1. kompetensi yang saya dapat setelah belajar ilmu budaya dasar,saya bisa mengetahui budaya- budaya yang berada di indonesia. dan saya bisa merasakan seperti adventure / berpetualangan walaupun hanya bisa membacanya saja. Dan yang bisa saya ambil dari pelajran IBD adalah indonesia sangatlah kaya budaya ,walaupun mereka berbeda - beda budaya tapi mereka masih bisa bersatu.
  2. Indonesia mempunyai beragam suku, tetapi dari beragam suku-suku yang berbeda kita tetap bhineka tunggal ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua,maka dengan kalimat tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap perbedaan suku - suku di indonesia tetapi tetap satu, yang mungkin membedakan adalah letak dan keberadaan suku-suku tersebut yang menyebar luas di negara kita.semua suku pada hakekatnya memiliki tujuan yang sama tujuan yang baik yang mulia yang mereka percayai dari jaman nenek moyang mereka hingga jaman modern seperti saat ini, dengan seperti itu kita mengetahui bahwa budaya kita kuat, budaya kita mampu bertahan di tengah jaman modern seperti ini, tidak ada yang membedakan tidak ada perbedaan karena setiap budaya, setiap suku mempunyai kepercayaan dan ciri khasnya masing-masing. dengan begitu tidak ada yang membedakan karena semua suku dan budaya memiliki tujuan yang sama tujuan yang baik dan mulia seperti berdirinya negara kita tercinta ini.
  3. kebudayaan adalah produk manusia,karena manusia yang membuat dan menciptakan kebudayaan dari masing-masing pemikiran para manusia . maka dari itu budaya manusia itu berbeda beda